BERITA TERBARU
BERITA TERPOPULER
- Ketika Si Macan Terusik Tari Telanjang Tanpa Rangsang di Salihara
- Gerindra: Calon Korban Pemerkosaan Sudah Jarang yang Perawan
- SBY Sudah Kantongi Identitas @TrioMacan2000
- Ini Dia Mantan Kapolda Metro Jaya Kekasih Shinta Bachir Itu?
- Daging PKS: Maharani, Mahasiswi Cantik Bertarif Rp 10 Juta Per Malam
- Nama Islam Seperti Yusuf atau Ahmad Dilarang Masuk Singapura
- Inilah Skenario Cikeas Amankan Andi Cs Versi Si Macan
- Kultwit Lengkap @TrioMacan2000 Tentang Rumor Poligami SBY
- George Soros di Belakang Bos Media Hary Tanoe?
- Presenter TV One: Komite Etik KPK Berbohong
- Dana Vote SMS Komodo, Siapa Diuntungkan
- Kongres HMI: Rp 300 Juta untuk Satu Suara
| Hatta Tuding Paceklik dan Banjir Sebagai Penyebab Tingginya Angka Inflasi |
| Ditulis Oleh redaksi |
| Senin, 04 Maret 2013 19:18 |
|
Menteri Perekonomian, Hatta Rajasa mengatakan, laju inflasi Januari-Februari cukup tinggi akibat musim paceklik dan musibah banjir. Sementara laporan Badan Pusat Statistik (BPS) penyebab inflasi Februari yang mencapai 0,75 persen karena pengetatan impor holtikultura.
Hatta tidak menginginkan adanya pendapat inflasi itu penyebab tunggal adalah soal impor tersebut. Padahal kebijakan pengetatan impor itu sebagai dukungan terhadap petani lokal. Tetapi memang petani lokal belum siap mensuplai pasokan yang diminta masyarakat. “Jangan sampai kebijakan kita untuk menolong petani dalam pengetatan impor holtikultura, justru dongkrak inflasi tinggi. Ini harus segera dikendalikan,” katanya. Sebelumnya, laporan Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, inflasi pada Februari mencapai 0,75 persen. Menurut dia, laju inflasi Februari sebesar 0,75 persen sebenarnya cukup tinggi. Namun lebih rendah ketimbang Januari kemarin sebesar 1,1 persen. Penyebabnya adalah pembatasan impor hortikultura. “Akibat adanya pembatasan impor hortikultura oleh pemerintah menyebabkan Inflansi 0,75 persen pada Februari ini,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin saat pemaparan inflasi Februari di kantornya Jakarta, Jumat (1/3/2013) lalu. Menurut Suryamin, pembatasan impor hortikultura untuk melindungi petani dalam negeri, menyebabkan harga komoditas tersebut naik tinggi. Inflasi juga dipicu harga yang bergejolak pada bawang merah dan bawang putih. Jayeng |






TERKAIT hal itu, Hatta mengisyaratkan akan membicarakan itu dengan kementerian terkait. “Januari-Februari itu memang inflasi didorong oleh sektor pangan, karena musim paceklik. Walaupun tinggi kita bisa jelaskan karena dari analisis memang menurun suplai karena banjir sehingga suplai kurang. Laporan BPS akan dianalisa Menteri Pertanian dan Meneri Perdagangan, nanti pada Rabu ini akan ada rapat dan dilihat secara keseluruhan,” kata Hatta usai menerima kunjungan JETRO perusahaan nirlaba dari Jepang di kantornya, Senin (4/3/2013).