BERITA TERBARU
BERITA TERPOPULER
- Ketika Si Macan Terusik Tari Telanjang Tanpa Rangsang di Salihara
- Gerindra: Calon Korban Pemerkosaan Sudah Jarang yang Perawan
- SBY Sudah Kantongi Identitas @TrioMacan2000
- Ini Dia Mantan Kapolda Metro Jaya Kekasih Shinta Bachir Itu?
- Daging PKS: Maharani, Mahasiswi Cantik Bertarif Rp 10 Juta Per Malam
- Nama Islam Seperti Yusuf atau Ahmad Dilarang Masuk Singapura
- Inilah Skenario Cikeas Amankan Andi Cs Versi Si Macan
- Kultwit Lengkap @TrioMacan2000 Tentang Rumor Poligami SBY
- George Soros di Belakang Bos Media Hary Tanoe?
- Presenter TV One: Komite Etik KPK Berbohong
- Dana Vote SMS Komodo, Siapa Diuntungkan
- Kongres HMI: Rp 300 Juta untuk Satu Suara
| KLB Pasti Digelar |
| Ditulis Oleh redaksi |
| Selasa, 05 Maret 2013 19:14 |
|
KPU menyatakan penandatanganan DCS harus dilakukan ketua umum dan sekjen partai. Politikus Partai Demokrat, Ruhut Sitompul optimis kongres luar biasa digelar dalam waktu dekat.
Seperti diketahui, Ketua Majelis Tinggi PD yang juga Presiden RI Susilo Bambang Yudhyono (SBY) beserta rombongan sedang berkunjung ke Jerman. Menurut Ruhut, penetapan ketum tertantung Majelis Tinggi PD. Sementara, pengamat politik dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Arman Salam melihat Majelis Tinggi PD harus hati-hati menyiapkan KLB. Karena, loyalis Anas juga ikut mengadu nasib di KLB. ’’Ada kekuatan yang masih bisa dimainkan oleh Anas. DPD dan DPC memang dikuasai kekuatan Anas,” ujarnya. KLB diyakini bakal jadi ajang pergantian kepengurusan Demokrat. Anas masih bisa menyisipkan orang-orangnya dalam pengambilan keputusan penting di kongres. “Head to head dengan kekuatan grass root riskan secara politik,” ucapnya. Selama memimpin tiga tahun, Anas rutin keliling konsolidasi. Kekuatan bekas anggota KPU itu harus diwaspadai Majelis Tinggi PD agar target KLB sesuai harapan. Alternatif paling efektif, menurut Arman, adalah menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk memimpin konsolidasi sebelum KLB. Diyakini, sebelum 9 April konsolidasi berjalan mulus dan Majelis Tinggi PD bisa merombak caleg pro-Anas. “Saya kira caleg akan menentukan siapa orang siapa. Kita ketahui susunan caleg didesain Anas. Saya kira akan ada perubahan signifikan untuk mendesain kekuatan baru,” tukasnya. Jayeng |






“NGGAK masalah kalau aturannya harus ketua ya ketua. Masih lama, 9 April. Belanda masih jauh kok. Tunggu saja Bapak (SBY) pulang,” kata Ruhut di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/3).