BERITA TERBARU
BERITA TERPOPULER
- Ketika Si Macan Terusik Tari Telanjang Tanpa Rangsang di Salihara
- Gerindra: Calon Korban Pemerkosaan Sudah Jarang yang Perawan
- SBY Sudah Kantongi Identitas @TrioMacan2000
- Ini Dia Mantan Kapolda Metro Jaya Kekasih Shinta Bachir Itu?
- Daging PKS: Maharani, Mahasiswi Cantik Bertarif Rp 10 Juta Per Malam
- Nama Islam Seperti Yusuf atau Ahmad Dilarang Masuk Singapura
- Inilah Skenario Cikeas Amankan Andi Cs Versi Si Macan
- Kultwit Lengkap @TrioMacan2000 Tentang Rumor Poligami SBY
- George Soros di Belakang Bos Media Hary Tanoe?
- Presenter TV One: Komite Etik KPK Berbohong
- Dana Vote SMS Komodo, Siapa Diuntungkan
- Kongres HMI: Rp 300 Juta untuk Satu Suara
| Menlu AS: Program Nuklir Iran Tak Terbendung |
| Ditulis Oleh redaksi |
| Rabu, 06 Maret 2013 20:16 |
|
Di akhir kunjungan kenegeraan, Menteri Luar Negeri baru Amerika Serikat, John Kerry menyatakan, tak ada yang dapat menghentikan Iran dalam mengembangkan senjata nuklirnya meskipun sejumlah sanksi keras dan upaya diplomasi telah dilakukan terhadap negara tersebut. "Mereka telah melanggar garis sudah dibuat sebelumnya," kata Kerry dalam sebuah wawancara dengan televisi ABC News baru-baru ini.
Kerry menambahkan, tak terbanyang jika pada akhrinya Iran menggunakan senjata itu pada musuh-musuhnya, terutama Israel. “Kemungkinan Iran menggunakan senjata nuklir sangat besar bila Iran memiliki senjata nuklir, hal itu juga dapat memicu perlombaan senjata di kawasan dan bisa digunakan untuk mendukung kelompok teroris seperti Hisbullah,” kata Kerry. Pekan lalu, lanjunya, memang ada perundingan di Almaty antara Amerika Serikat, dengan Iran, yang disebutnya sangat bermanfaat, namun batas waktu bagi Iran untuk mau bekerja sama sudah makin habis. Supri |






WAWANCARA Kerry dengan ABC itu dilakukan di Qatar di sela-sela kunjungan luar negerinya. Dalam wawancara itu, ia mengatakan pihaknya sangat tegas dalam persoalan nuklir. ”Presiden Barack Obama menjadi sangat tegas. Ini momen yang sangat sulit dengan resiko dan pertaruhan besar bagi semua orang, karena kawasan di sana akan sangat berkurang stabilitasnya dan akan lebih terancam jika Iran memiliki senjata nuklir," katanya