By A Web Design

Banner
Dipanggil Panwaslu, Aher-Deddy Utus Kuasa Hukum
Ditulis Oleh redaksi   
Rabu, 06 Maret 2013 08:20

Add this to your website

Pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar mengutus ketua tim kuasa hukumnya, Sadar Muslihat, untuk memenuhi panggilan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jawa Barat, Selasa (5/3/2013).

PASANGAN ini dipanggil untuk dimintai keterangan soal laporan pencairan dana bantuan desa jelang pemungutan suara 24 Februari lalu. Sadar mengakui adanya pencairan bantuan bagi sejumlah desa. Ia pun menjelaskan, pencairan bantuan itu hanya terjadi di 50 desa di Jawa Barat dan pencairannya tidak dilakukan secara mendadak. Soalnya, waktunya sudah ditentukan jauh hari sebelumnya. "Kami utarakan tidak benar jika dicairkan karena menjelang pencoblosan," ujarnya.

Ia juga mengklaim pencairan dana itu tidak berpengaruh terhadap raihan suara pasangan nomor empat itu. Sadar mencontohkan, dari 10 desa di Cirebon yang menerima bantuan itu, pasangan Heryawan-Deddy hanya unggul di satu desa saja.

Begitu juga, lanjutnya, pencairan bantuan terhadap di sejumlah desa di Cianjur, tidak ada satu desa pun yang raihan suaranya dimenangi pasangan Aher-Deddy. "Maka adanya pencairan bantuan desa itu tidak berpengaruh terhadap suara pasangan kami," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Jawa Barat Ihat Subihat mengatakan, pencairan dana bantuan desa tersebut tidak dilakukan dalam jumlah yang signifikan. Menurutnya, pencairan bantuan bagi 50 desa itu tergolong kecil jika dibandingkan dengan jumlah desa di Jawa Barat yang mencapai 5.923.

Ia juga berjanji akan akan menelusuri lebih jauh, Panwaslu akan terus mencari keterangan dari berbagai pihak lainnya. Yang terpenting, lanjutnya, dalam pemeriksaan ini, yakni guna mengetahui apakah ada pelanggaran atau tidak dalam pencairan dana tersebut. "Pencairan tidak akan bermasalah jika dilakukan sesuai jadwal yang ditentukan sebelumnya," kata dia.

Menurutnya, jika pencairan itu sesuai peruntukannya dan demi menjalankan program pemerintah maka tidak bisa dipersoalkan. "Untuk itu, rencananya pada hari Senin (11/3/2013) mendatang kami akan mengundang Biro Keuangan Pemprov Jabar untuk dimintai keterangan," kata Ihat.

Supri

 

By A Web Design