BERITA TERBARU
BERITA TERPOPULER
- Ketika Si Macan Terusik Tari Telanjang Tanpa Rangsang di Salihara
- Gerindra: Calon Korban Pemerkosaan Sudah Jarang yang Perawan
- SBY Sudah Kantongi Identitas @TrioMacan2000
- Ini Dia Mantan Kapolda Metro Jaya Kekasih Shinta Bachir Itu?
- Daging PKS: Maharani, Mahasiswi Cantik Bertarif Rp 10 Juta Per Malam
- Nama Islam Seperti Yusuf atau Ahmad Dilarang Masuk Singapura
- Inilah Skenario Cikeas Amankan Andi Cs Versi Si Macan
- Kultwit Lengkap @TrioMacan2000 Tentang Rumor Poligami SBY
- George Soros di Belakang Bos Media Hary Tanoe?
- Presenter TV One: Komite Etik KPK Berbohong
- Dana Vote SMS Komodo, Siapa Diuntungkan
- Kongres HMI: Rp 300 Juta untuk Satu Suara
| DPR Endus Ada Tangan Asing di Skandal Century |
| Ditulis Oleh redaksi |
| Selasa, 05 Maret 2013 15:20 |
|
Anggota Komisi III DPR Achmad Basarah menilai rencana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyidik mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Washington DC, Amerika Serikat sebagai tindakan yang mengerdilkan KPK.
Ia juga mencurigai adanya keterlibatan asing dalam kasus skandal Century. Hal itu, lanjutnya, telah dimulai sejak pengangkatan Sri sebagai pejabat Bank Dunia di tengah dugaan keterlibatannya dalam kasus Century. "Maka jika KPK memeriksa Sri Mulyani di AS dapat diibaratkan sama dengan KPK sedang berburu kancil di kandang macan," kata Basarah. Selain itu, imbuhnya, akan muncul kesan penyidik merekayasa pemeriksaan Sri di AS yang akan menguntungkan Sri Mulyani dan kroni-kroninya. "Atau bahkan bisa menimbulkan kesan bahwa institusi KPK takut jika harus berhadapan dengan kepentingan asing," kata dia. Supri |






"SAYA tidak setuju dengan rencana KPK mendatangi Direktur Pelaksana World Bank," kata Achmad, di Jakarta, Selasa (5/3). 